Friday, May 24, 2019

Telur Tak Bahaya Bagi Tubuh, Kenapa Ada yang Alergi Telur?

Anda pasti tahu bahwa telur sangat baik untuk tubuh. Sebab, ia mengandung banyak gizi yang dibutuhkan seperti vitamin A, B2, B12, D, E, K asam folat, fosfor, kalsium dan seng. Namun ternyata ada saja yang menderita alergi telur. Kalau sudah alergi, mereka akan mengalami ruam di sekujur tubuh. Kok bisa, sih? 

Alergi Telur

Penyebab Alergi pada Telur
Meski telur sangat baik untuk tubuh, pada kenyataannya ada saja yang tak cocok. Bagi mereka yang alergi, tubuh mereka akan ruam dan gatal-gatal yang parah. Biasanya, hal ini dikarenakan protein yang ada di dalam kuning atau putih telur saja. Namun, bagi sebagian orang, bisa juga dikarenakan keduanya.

Untuk orang dewasa, kebanyakan menderita alergi terhadap telur bagian kuningnya saja. Sedangkan anak-anak lebih rentan. Mereka bisa menderita alergi terhadap telur dari semua bagiannya. Bahkan, bayi yang baru lahir pun bisa terkena alergi ini dikarenakan dia meminum ASI dari ibu yang juga alergi terhadap telur.

Apa Saja Gejalanya?
Ada banyak gejala yang ditimbulkan akibat alergi ini. Beberapa di antaranya adalah gatal-gatal di seluruh tubuh. Selain itu, muncul ruam atau peradangan pada sekujur tubuh. Hidung juga bisa tersumbat dan berubah menjadi pilek dan bersin. Kram perut, mual dan muntah serta gangguan pencernaan lain juga bisa terjadi pada penderita alergi terhadap telur ini.

Pada beberapa orang, gejala yang ditimbulkan akibat alergi telur ini bisa seperti gejala yang ditunjukkan penderita asma. Si penderita bisa mengalami kesulitan bernapas atau napas yang berbunyi. Selain itu, bisa juga mengalami sesak napas, batuk dan sakit dada. Bila tak ditangani secepat mungkin, alergi ini bisa makin parah.

Beberapa hal yang bisa disebabkan oleh alergi yang sudah parah atau disebut dengan anafilaksis adalah sakit atau kram di area peut, denyut nadi yang semakin cepat serta tenggorokan membengkak atau adanya benjolan di tenggorokan sehingga penderita akan kesulitan bernapas.

Diagnosa Alergi terhadap Telur
Seorang pasien bisa dicurigai menderita alergi terhadap telur bila ia mengalami gejala-gejala yang ada di atas. Namun, untuk memastikannya ada baiknya Anda datang ke dokter lebih dulu. Nantinya, dokter akan melakukan pemeriksaan penunjang yang terdiri dari tes darah, tes tusuk kulit, tes eliminasi telur hingga tes makanan.

Tes darah sendiri dilakukan untuk memeriksa kadar antibodi tertentu yang ada di dalam darah yang menunjukkan reaksi alergi. Sedangkan tes tusuk kulit dilakukan dengan cara menusukkan sampel protein dalam telur ke kulit penderita untuk melihat reaksi yang terjadi. Bila ada benjolan, itu artinya Anda menderita alergi terhadap telur.

Lalu, tes eliminasi telur. Tes ini dilakukan dengan meminta pasien untuk menghilangkan telur dari makanan dan mencatat yang dikonsumsi setiap hari. Dengan tak adanya menu telur, akan dilihat seperti apa perkembangan kesehatan di penderita. Terakhir adalah tes tantangan makanan yang dilakukan dengan pemberian sedikit telur pada makanan untuk melihat reaksi.

Pengobatan
Setelah tahu apakah Anda menderita alergi terhadap telur atau tidak, saatnya melakukan pengobatan bila positif. Pengobatan yang dilakukan adalah dengan memberikan obat antihistasmin. Pada kasus yang lebih parah, biasanya pemberian anafilaksis akan sangat membantu. Obat ini tentunya didapat dengan bantuan dokter.

Nah, sekarang sudah tahu berbagai fakta mengenai alergi telur ini, kan? Jadi, meski telur itu sangat bermanfaat bagi tubuh, lumrah saja bila ada orang yang alergi terhadapnya. Untuk mencegah alergi terjadi, ada baiknya Anda mengurangi konsumsi telur bahkan dalam olahan seperti roti, biskuit dan lainnya.

Wednesday, May 22, 2019

Jangan Asal Bikin Logo Perusahaan, Perhatikan 5 Hal Berikut!


Merintis bisnis dari bawah tentu menyita banyak perhatian harus mempersiapkan berbagai hal. Tak hanya dari segi struktur organisasi yang ada dan urusan kantor, namun ada satu yang tak boleh terlewat. Iya, logo perusahaan.

Sekilas hal ini dianggap sepele dan tak lebih penting dari keberadaan perangkat kerja lainnya. Tapi jangan salah, logo perusahaan merupakan cermin dari semangat kerja dari orang-orang yang ada di dalamnya. 

Ingat logo KFC dengan skesta wajah Kolonel Sanders kan? Atau logo Twitter dengan burung besar yang sedang berkicau? Logo yang digunakan menggambarkan secara tetap etos kerja atau identitas dari perusahaan tersebut. Untuk itu perlu berbagai pertimbangan sebelum membuat logo dan tak boleh main-main.

Logo perusahaan menjadi identitas dari perusahaan atau bisnis yang sedang dijalankan. Tak jarang untuk membuat satu logo saja, banyak hal-hal yang diukur dan didiskusikan agar yang ditampilkan benar-benar dapat merepresentasikan perusahaan tersebut. Makanya jangan heran, kalau jasa pembuatan logo tak pernah menetapkan harga murah karena memang besarnya effort yang harus mereka berikan agar desainnya benar-benar bagus dan sesuai dengan filosofi yang diinginkan klien.

Seberapa penting sih?

Dari kacamata bisnis, logo tak bisa dipisahan karena merupakan bagian dari pencitraan dan filosofi yang dianut perusahaan. Agar dapat dikenal, tentu perlu logo yang juga bagus dan dapat merangkum semua itu. Biasanya, ada makna tersendiri di balik logo yang dibuat, jadi memang tak boleh dibuat seadanya.

Logo yang baik sudah seharusnya mudah diingat namun juga dapat menggambarkan perusahaan secara menyeluruh hanya dari satu gambar. Jangan lupakan estetika, namun juga harus ada perhitungan komersialnya. Seperti halnya memulai bisnis untuk pertama kali, harus ada riset pasar dan apa yang sesuai dengan segmen bisnis kita tersebut. Oh iya, pemilihan warna juga harus menjadi perhatian utama agar logonya lebih eye-catching!

Boleh saja terinspirasi dari logo yang sudah terkenal, namun tentunya akan ada potensi anggapan plagiarisme oleh masyarakat dan hal itu akan sangat berpengaruh pada majunya perusahaan. Upayakan desain yang benar-benar orisinil dengan tidak menjipak atau meniru logo perusahaan lain. 

Penggunaan warna juga tak kalah pentingnya dalam mendesain sebuah logo. Selain eye-catching, warna yang digunakan juga harus memberikan aksen tersendiri dan menyampaikan pesan kepada segmen sasaran. Untuk itu kamu perlu melakukan riset yang cukup dalam terkait warna apa yang cocok. Nah, kemudian perhatikan juga teknik pewarnaan, seperti shading atau gradasi. Lakukan riset dengan maksimal dan terus berkomunikasi dengan tim yang ada, ya.

Bukankah sudah pakai jasa tenaga profesional? Iya, rata-rata desain logo perusahaan memang menggunakan jasa designer khusus. Namun bukan berarti kamu dapat santai dan menyerahkan semua pilihan kepada yang bersangkutan, loh! Kamu sendiri harus paham konsep yang ingin ditampilkan dalam logo, baik dari pemakaian warna dan hal-hal penting lainnya yang harus dapat dipahami oleh designer. 

Hal ini yang kerap lepas dari perhatian, menganggap designer akan bekerja dengan mudah karena sudah profesional, maka pekerjaan tersebut dilepas begitu saja tanpa ada diskusi dan keterlibatan dari pihak perusahaan. Ingat, designer hanya menjalankan tugasnya, namun untuk riset dan konsep tetap harus dari kamu, ya.

Jangan lupa juga untuk konsisten ketika logo sudah diputuskan dan dinilai dapat merepresentasikan bisnis yang dijalankan. Meskipun akan ada penyempurnaan desain yang mengikuti perkembangan zaman, jangan hilangkan unsur utama yang menjadi identitas dari perusahaan kita. Misalnya warna yang digunakan biru tua dengan tulisan berwarna kuning, tentu akan sangat aneh jika 2 atau 3 tahun kemudian logo tersebut diubah menjadi warna pink. Kalau ingin merubah pun pastikan sudah melalui berbagai pertimbangan dan jeda waktu yang cukup lama. Logo mungkin boleh berubah, namun jangan 100% merubah warna yang sudah dikenal.