Saturday, May 23, 2020

Berjualan Kerupuk, Abah Ali Tetap Gigih Meskipun Usianya Sudah Senja

Ali

Memberikan yang terbaik untuk keluarga tentu saja menjadi impian setiap kepala keluarga. Untuk mewujudkannya adalah dengan bekerja keras. Bekerja bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah yang bisa mencukupi kebutuhan keluarga. Lebih dari itu, penghasilan yang kita dapatkan juga bisa memberikan kebahagiaan pada sesama.

Ini juga dirasakan oleh Abah Ali. Sebagai pejuang nafkah, ia ingin memberikan kebahagian untuk keluarganya. Karena kondisi fisiknya yang semakin melemah, maka berjualan keripik pisang dan keripik ikan tenggiri menjadi salah satu mata pencahariannya. Ia tidak mengeluh dengan pekerjaannya tersebut. Selagi halal dan baik, Abah Ali akan tetap melakukan pekerjaan tersebut. Satu bungkus keripiknya dihargai sebesar Rp. 5000 saja. 

Sosok Abah Ali
Orang-orang di sekitarnya mengenalnya dengan sebutan Abah Ali. Dipanggil Abah tentu saja karena usianya yang sudah tidak muda lagi. Aktivitas sehari-harinya adalah berjualan keripik pisang berkeliling di sekitar perumahan pondok dari pagi sampai sore. Sedangkan pada malam hari, ia berjualan di Jalan Kembar Perumahan Sidokare. Tentu saja ia menggunakan sepeda untuk berjualan agar tidak capek.

Abah Ali tetap semangat meskipun harus berjualan sampai malam hari. Bahkan saat hujan turun pun ia tetap berjualan dengan berteduh di warung atau tempat-tempat lainnya. Ini ia lakukan agar penghasilan yang didapatkan bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari, minimal untuk mengenyangkan isi perut. Jika ini tidak dilakukan, Abah Ali mau tidak mau harus menahan rasa lapar dan haus.

Abah Ali tinggal di sebuah rumah kecil di Kecamatan Bluru Kidul, Sidoarjo. Rumahnya terbilang sederhana, cukup untuk dirinya dan keluarga. Di rumah itu, ia masih bisa makan enak, berbincang dengan keluarga, dan tidur dengan nyenyak di tengah keterbatasan hidup yang menghampirinya. Meskipun demikian, Abah Ali tidak memiliki alasan untuk menyerah bertahan hidup. 

Kebaikan untuk Abah Ali
Usia yang senja tidak menyurutkan semangatnya untuk tetap mencari nafkah. Abah Ali dengan keripik pisangnya bisa menjadi inspirasi bagi kita semua untuk tetap berjuang melawan kerasnya hidup, tidak peduli berapapun usia kita. Oleh karena itu, tidak ada salahnya bagi kita untuk memulai berbagai kebaikan agar orang-orang seperti Abah Ali bisa turut merasakannya.

Salah satu caranya adalah dengan menjadi peserta produk asuransi syariah AlliSya Protection Plus dari Allianz. Dengan menggunakan layanan asuransi ini, kita bisa memulai berbuat baik dengan memberikan perlindungan jiwa dan kesehatan terbaik pada orang-orang tersayang. Kita tidak perlu khawatir untuk biaya kesehatan dan jiwa di masa depan karena pihak asuransi sudah memberikan jaminan uang tanggungan.

Selain itu, kita juga bisa menggunakan fitur wakaf pada Asuransi Syariah Indonesia Allianz. Dengan menyalurkan rezeki kepada orang-orang yang lebih membutuhkan secara finansial, kta sudah memberikan kebahagiaan untuk mereka. Caranya adalah dengan menyisihkan sebagian dana musibah yang nantinya dikelola oleh sebuah program sosial, kemudian dana tersebut disalurkan kepada peserta asuransi lain yang sedang ditimpa musibah. 

Untuk itu, mari kita #AwaliDenganKebaikan bersama Allianz. Dengan senantiasa melakukan kebaikan, kita bisa memberikan manfaat yang berlimpah pada sesama, khususnya mereka yang lebih membutuhkan. Selain itu, perbuatan baik yang kita lakukan juga bisa membantu Abah Ali untuk mendapatkan paket umroh gratis yang diselenggarakan oleh Allianz. 

Untuk itu, mari tebarkan kebaikan sekecil apapun untuk memberikan kebahagiaan pada orang-orang di sekitar kita.  Dengan menebarkan hal-hal baik, kita bisa menginspirasi orang-orang sekitar untuk berbuat baik juga. 

0 comments:

Post a Comment